Kakao Entertainment dan Naver telah bersaing untuk mendapatkan K-content, termasuk webtoon, web novel dan musik. Di atas segalanya, persaingan mereka dalam mencoba membeli perusahaan melalui M&A (Merger dan Akuisisi) sangat ketat.
Baru-baru ini, kedua perusahaan tersebut berkompetisi untuk mengakuisisi saham di SM Entertainment karena perusahaan yang mampu memperoleh saham di perusahaan hiburan tersebut akan dapat memperoleh keuntungan di pasar K-pop. Begitu mereka mendapatkan share, maka dimungkinkan untuk berkolaborasi dengan berbagai artis SM populer seperti EXO, NCT, SHINee, Super Junior, Red Velvet, dan aespa. Baru-baru ini, NCT Dream dari SM Entertainment menduduki puncak berbagai chart, termasuk chart Mingguan Oricon Jepang dengan full album pertama mereka, ‘Hot Sauce.’
Selain itu, girl group rookie SM, aespa juga menduduki peringkat ke-97 di chart U.S. Billboard Global 200 dengan lagu baru mereka “Next Level.” Aespa menarik perhatian karena mereka adalah girl group unik yang menggabungkan berbagai alam semesta yang dikombinasikan dengan konsep AI. Diharapkan kolaborasi dengan salah satu pembangkit tenaga IT (Naver atau Kakao) akan berdampak positif dalam memperluas pandangan dunia aespa melalui berbagai format.
Kakao Entertainment dilaporkan memberikan berbagai skenario kepada SM Entertainment untuk memenangkan pertarungan akuisisi melawan Naver. Kakao Entertainment telah mempresentasikan SM Entertainment tentang potensi sinergi antara kedua perusahaan di masa depan sambil mengusulkan beberapa struktur akuisisi untuk menciptakan harga transaksi yang memuaskan.
Poin kuat lain yang dihadirkan Kakao Entertainment adalah fakta bahwa mereka memiliki pengalaman dalam mengelola dan mengoperasikan label rekaman. Kakao Entertainment memiliki banyak artis populer di bawah naungan mereka, termasuk K.Will, IU, MONSTA X, dan WJSN, sebagai penyanyi melalui anak perusahaan mereka, termasuk Starship Entertainment dan PlayM Entertainment. Perlu dicatat juga bahwa perusahaan induk Kakao Entertainment, Kakao, mengoperasikan Melon, platform musik digital top Korea. Kakao Entertainment berencana untuk terdaftar di pasar saham domestik (KOSDAQ) atau Amerika (NASDAQ) awal tahun depan dan saat ini fokus pada peningkatan nilai perusahaan sebelum go public.
Naver juga dikatakan memiliki pengaruh yang cukup besar di pasar K-pop. Tidak hanya menciptakan aplikasi VLIVE yang memberikan gambaran sekilas tentang kehidupan sehari-hari bintang K-pop, tetapi juga berinvestasi secara agresif pada artis. Salah satu contohnya adalah investasi mereka sekitar 400 miliar KRW (358 juta USD) di beNX, anak perusahaan Hybe Corporation (sebelumnya Big Hit Entertainment). Tahun ini. Naver berencana untuk mengkonsolidasikan aliansi tiga arahnya dengan Hybe dan YG Entertainment. Baru-baru ini, perusahaan juga berupaya untuk meningkatkan struktur bisnis kontennya dengan menargetkan pasar metaverse melalui anak perusahaannya Naver Jet. Keuntungan lainnya adalah kemampuan M&A miliknya cukup besar, seperti melakukan M&A besar tanpa penasihat keuangan dari luar.
Perhatian juga tertuju pada dampak akuisisi saham terhadap harga saham SM Entertainment. Harga saham SM Entertainment, yang telah berfluktuasi dalam kisaran 20.000 KRW (sekitar 23 USD), baru-baru ini melampaui 40.000 KRW (36 USD) berdasarkan peningkatan penjualan album dan pendapatan yang kuat. Harga penutupannya pada tanggal 26 adalah 42.250 KRW (37,83 USD), dan kapitalisasi pasarnya mendekati 1 triliun KRW (900 juta USD).
Kakao Entertainment juga menunjukkan niatnya untuk berinvestasi di SM Studios, yang rencananya akan diluncurkan pada tanggal 28 Mei. Itu juga mempertimbangkan cara untuk melakukan investasi bersama dengan Tencent China. SM Entertainment diperkirakan akan meningkatkan daya tawar dengan mengintegrasikan dan mengelola bidang drama, hiburan, dan media baru melalui SM Studio.

0 Komentar